Archive for January, 2008

Akhirnya, Sang Jenderal Itu Pergi….

Setelah beberapa minggu berbaring sekarat di Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta, akhirnya sang jenderal besar itu pergi juga.  Sekitar pukul 13.10 WIB, Pak Harto meninggal dunia. Kepergian sang jenderal tentu membawa tanggapan yang berbeda-beda. Ada yang menganggapnya seorang pahlawan, bapak bangsa, sang jenderal besar, namum ada pula yang menganggap Soeharto tidak lebih sebagai seorang penjahat dan koruptor kelas kakap.

Secara mata awam melihat, berbagai masalah ditimbulkan, misalnya pemiskinan yang terselubung ditimbulkan selama pemerintahannya selama 32 tahun. Berbagai utang diwariskan, triliyunan asset ditimbun bersama anak-anak dan kroni-kroninya. Sekian banyak yang mangkrak dan hanya menjadi pemandangan yang membikin hati miris ketika melihatnya. Di Bali, kita bisa lihat ada Pecatu Graha, yang tidak pernah selesai sengketanya.

Secara hukum, Soeharto memang belum terbukti bersalah, karena belum ada keputusan hukum tetap yang menyatakan bahwa Soeharto korupsi. Setiap proses pemeriksaan untuk dimejahijaukan,  selalu saja Soeharto sekarat. Proses peradilan  selalu gagal sampai saat ini. Sampai Sohearto pergi ke alam baka.

Sekarang, ketika Sohearto sudah tidak ada, akan dibuat seperti apa kasus-kasusnya? Dimaafkan? Mengangkat Soeharto sebagai salah seorang pahlawan nasional? Disita aset-asetnya untuk nombokin negara bayar hutang? Karena tidak mungkin lagi memenjarakanya. Arrrrgghhh……
Keinginan para pejabat yang akan memaafkan Soeharto, benarkah? Apa karena mereka bekas bawahan Sohearto, lalu sebegitu mudahnya memaafkan sang jenederal? Atau mereka sudah kenyang bersama-sama menikmati keindahan hidup bersama Pak Harto?  Apa karena kasihan sama bapak bangsa?

Dari sisi hukum, nampaknya tidak bisa berharap banyak. Kita tunggu saja, bagaimana tindak lanjut para pemegang kebijakan hukum di negeri ini, sambil melihat tingkah polah anak-anaknya yang sepertinya akan saling berebut warisan dari sang jenderal.

Me”Galung” di Kampung. Untung Saya Punya Kampung…

Ada kepuasan tersendiri ketika saya menyempatkan diri pulang kampung untuk Megalung. Banyak teman-teman yang tidak merasakan bagaimana indahnya pulang kampung. Rekan-rekan kantor saya, yang warga asli dari Denpasar, Nusa Dua atau Kuta mengatakan sering menyatakan kalau mereka memimpikan bagaimana suasana pulang kampung untuk merayakan upacara. Ya, mereka tidak pernah merasakan bagaimana rasanya pulang kampung karena mereka tidak punya kampung. Mereka hanya punya kota. Hehehe…

Kampung saya ada dipelosok pedesaan di Kintamani, di pinggiran Danau Batur. Jika ditempuh dengan kendaraan bermotor dari Denpasar memakan waktu lebih kurang 2 jam. Sebelum berangkat ke kampung biasanya kami janjian untuk berangkat bersama-sama dari Denpasar dengan saudara-saudara yang tingal di Denpasar. Biasanya kami pulang pada Hari Senin sore atau Selasa pagi, tergantung dari kesibukan di kantor masing-masing.  Selama di perjalanan, kegembiraan itu sudah tergambar di wajah-wajah para perantau ini.

Hal yang paling menyenangkan ketika sampai di kampung adalah dapat berkumpul dengan seluruh keluarga besar baik yang tinggal di kampung atau di daerah lain. Setelah enam bulan berpisah, akhirnya Galungan kembali mempertemukan kami dalam suasana yang penuh kerinduan.  Kebahagiaan makin bertambah ketika seluruh keluarga serentak melakukan persembahyangan bersama. Apalagi ditambah ngobrol-ngobrol ringan ditemani sate dan be guling (kalau kebetulan punya).

Saya memang menyempatkan diri pulang kalau ada upacara di pura atau merajan di kampung, dan itu pun cuma 1 atau 2 hari. Jadi kesempatan untuk bertemu dengan seluruh keluarga memang jarang.

Dan ternyata, seperti judul sinetron, harta yang paling berharga adalah keluarga.

Namun ada satu hal yang kurang lengkap ketika di kampung, Anda pasti tahu. KONEKSI INTERNET. Dulu sebelum saya pakai XL Centrin sangat merasa kesulitan mendapatkan koneksi internet. Pakai TelkomNet, lambatnya itu, bikin mau meremas-remas komputer. Bagi Anda yang tidak bisa hidup tanpa internet, tapi tetap ingin megalung di kampung pastikan Anda berjaga-jaga dengan koneksi internet.

Tulisan ini saya buat di kampung, jadi mungkin kampungan…….  Hehehe…..
Anda punya cerita kampungan lainnya???

Berbagi Ucapan Selamat Hari Raya Galungan & Kuningan

Om Swastyastu,

Selamat Hari Raya Galungan & Kuningan bagi saudara-saudaraku yang merayakan.

Buat rekan-rekan pengunjung blog ini, bagi-bagi ya kalau ada yang punya kata2 indah tentang ucapan Selamat Hari Raya Galungan.

Misalnya:

“Selamat Hari Raya Galungan & Kuningan, semoga Ida Sanghyang Dharma memberikan pelita kebenaran untuk memerangi adharma”

Tulis di kolom Coment ya. Sekalian buat refernsi buat kita semua.

Suksma

Selamat Hari Raya Galungan & Kuningan

Selamat Hari Raya Galungan & Kuningan

Ngeblog, Mahalkah??

Ada beberapa teman yang bertanya, berapa mahal sih biaya ngeblog? Mereka mungkin tertarik untuk ikut berbagi ide di dunia internet, namun mereka berpikir bahwa ngeblog itu mahal dan perlu keahlian sebagai seorang programmer.

Untuk menjawab pertanyaan teman tadi, saya langsung terlintas untuk sekalian berbagi jawabannya disini. Mungkin bermanfaat juga buat Anda yang baru meneganl dunia per”blog”an.

Ngeblog, bukanlah sesuatu yang sulit dan memerlukan kehalian sebagai seorang programmer atau webmaster. Kebanyakan dari Anda, saya yakin bisa melakukannya. Yang paling penting adalah, apakah anda punya ide untuk anda tuangkan ke dalam blog Anda. Jika Anda ingin blog Anda dikunjungin banyak orang, yang diperlukan hanyalah kontinuitas. Akan lebih menarik lagi jika Anda mempunyai topik khusus yang unik.

Saya bukan, webmaster, bukan programmer, bukan pula jurnalis. Saya hanya ingin mencoba menuangkan ide-ide di kepala. Pusing juga kalau dipendam terus. Nah, jika Anda merasa pusing dengan ide-ide Anda sendiri, tanpa tahu harus menyalurkannya kemana, karena surat kabar dan media lainnya sudah tidak menerima inspirasi dan aspirasi Anda, mulailah ngeblog. Ngeblog apang tusing Belog kata Mas Anton.

Lalu, berapa mahal sih biaya ngeblog? Jawabannya bisa gratis, bisa juga puluhan juta setahun.

Ngeblog dengan Gratis

Bagaimana caranya? Ada banyak penyedia blog platform gratisan, seperti Wordpress, Blogspot, Blog, dan masih banyak lainnya. Anda tinggal kunjungi “penyedia jasa blogging” tersebut, lalu daftarkan diri Anda. Jika registrasi Anda berhasil anda biasanya akan mendapatkan alamat blog seperti: namaanda.blogspot.com atau namaanda.wordpress.com. (namaanda disebut subdomain, sedangkan wordpress disebut sebagai domain). Selanjutnya anda tinggal melakukan posting sesuai minat Anda.

Terus, biaya warnet kan tetap harus bayar? Tidak juga, jika Anda berniat, Anda bisa kunjungi hotspot-hotspot yang menyediakan koneksi internet secara gratis. Misalnya di Tiara Kuta Galleria. Bawa laptop Anda kesana,pesan satu cangkir kopi panas, hidupkan laptop Anda, dan ngebloglah sepuas Anda. Nah, benar-benar gratis kan?? Namun jika Anda terlalu jauh dari hotspot, Anda bisa berlangganan internet sendiri. Ada banyak penyedia layanan internet murah mulai dari 45,000/bulan. Coba cari sendiri…

Ngeblog yang Murah

Anda tidak puas dengan blog Anda yang masih ada embel-embel domain dari penyedia layanan blogging? Jika Anda ingin mempunyai blog dengan namaanda.com atau namaanda.net, saatnya Anda mempunyai domain sendiri. Sebuah domain biasanya berharga sekitar 75,000 sampai 150,000 setahun. Status kepemilikan domain bukan sepenuhnya menjadi hak Anda. Ketika Anda membeli domain, sebenarnya lebih tepat dikatakan menyewa. Karena domain ada masa aktifnya sesuai jangka waktu yang Anda bayar. Jika Anda membayar sebuah domain untuk harga selama 1 tahun, maka domain itu menjadi hak Anda selama satu tahun. Jika tidak Anda perpanjang kontraknya, domain Anda bisa diambil alih oleh orang lain.

Setelah Anda mempunyai domain, selanjutnya Anda harus mempunyai web hosting, dimana Anda menyimpan file-file Anda agar bisa diakses oleh seluruh pengguna internet. Ada yang gratis ada yang berharga puluhan sampai ratusan juta setahun.

Jika Anda belum mau membeli hosting Anda bisa manfaatkan webhosting-web hosting gratisan seperti:
1. Free Hostia
2. 000WebHost
Dan masih banyak lagi. Coba lakukan search dengan keyword: FREE Web Hosting. Anda akan menemukan aneka web hosting gratis. Jadi, Anda cukup beli domain, lalu hostinya di web hsoting gratis. Anda bisa membeli (tepatnya menyewa sebuah domain) di registrar-registrar yang mempunyai kredibilitas yang bagus. Seperti Godaddy, Register dan lain-lain.

Untuk hosting yang lebih serius, Anda bisa menggunakan hosting-hosting berbayar. Beberapa web hsoting yang murah yang pernah saya dan teman-teman coba adalah:

  1. Web Hosting Pad
  2. Blue Host
  3. Host Monster.

Anda juga bisa sekalian membeli domain di 3 web hosting di atas.

Semoga bermanfaat.

 

Banjir…Banjir…Banjir…

banjir   banjir dan mendung

Hujan kemarin sore rupanya membawa banjir yang sangat hebat di depan kantorku. Sayangnya, mungkin berita banjir, tanah longsor, dan bencana lainnya tenggelam oleh berita Soeharto. Maklum, konon kabarnya semua media terutama televisi memang merupakan gurita usaha Cendana.

Karena banjir juga, semalam saya cuma makan mie rebus, plus nasi putih. Kasian deh…

Media Terlalu Memihak Soeharto??

Setelah mantan Presiden Soeharto (Pak Harto) dikabarkan sekarat, media kita seolah berlomba-lomba memberitakannya. Bahkan beberapa stasiun TV yang sampai mengadakan siarang langsung tengah malam. Ibu-ibu tetangga saya sampai bilang terganggu, karena sinetron unggulan mereka tidak tayang, dikalahkan berita mantan penguasa orde baru itu. Begitu pula kolega-kolega (atau kroni-kroni?), datang memenuhi Rumah Sakit Pertamina Jakarta.

Bukti hegemoni Soeharto?

Mari kita ikuti apa yang terjadi dengan Bung Karno ketika sakit (Tulisan di bawah  ini diambil dari Bali Post)

Apa yang Terjadi Ketika Bung Karno Sakit?

Ketika kondisi kesehatan Pak Harto makin kritis, ada baiknya kita melongok bagaimana kondisi ketika mantan Presiden RI Soekarno alias Bung Karno (BK) saat sakit. Sebagian warga Indonesia tak mengetahui kondisi BK saat itu, apalagi ada yang menghubungkan dengan peran Pak Harto. Bagaimana keadaan Bung Karno menjelang ajal menjemput nyawanya?

UNTUK menjawab rasa penasaran banyak orang itu, Rachmawati Soekarnoputri membongkar sejumlah dokumen tentang kesehatan Bung Karno, 11 Mei 2006 lalu di kantor Yayasan Pendidikan Soekarno (YPS), di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

Dokumen-dokumen berusia 36 tahun itu menggambarkan kondisi kesehatan Bung Karno, terutama setelah dia tidak lagi menjadi presiden. Juga menggambarkan perlakuan penguasa ketika itu terhadap Bung Karno.

Memasuki pertengahan Agustus 1965, kesehatan Bung Karno drop drastis. Pada 4 Agustus, ia terjatuh dan kolaps di kamarnya di Istana Merdeka, Jakarta. Sejumlah kabar menyebutkan Bung Karno terjatuh karena serangan stroke. Dia sempat dibawa ke Istana Bogor untuk mendapat perawatan intensif.

Peristiwa Bung Karno kolaps sempat melahirkan berbagai rumor yang sulit dikonfirmasi. Sempat pula berkembang spekulasi yang mengatakan bahwa Bung Karno tidak akan mampu menyampaikan pidato kenegaraan pada peringatan hari Proklamasi 17 Agustus 1965.

Kesehatan Bung Karno yang memburuk ini pula yang ikut memperpanas konstelasi politik nasional saat itu. Suhu politik dan persaingan antara Partai Komunis Indonesia (PKI) yang sebelumnya sempat mengusulkan ide angkatan kelima dengan TNI Angkatan Darat semakin panas.

Kehadiran tim dokter dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang membantu pengobatan Bung Karno juga mempertajam konflik di antara PKI dan AD. Sebab RRT dianggap sebagai sponsor utama ide angkatan kelima yang bikin resah itu. Di tengah suhu politik yang makin panas, Bung Karno kembali muncul pada peringatan detik-detik Proklamasi ke-20 di Istana Merdeka. Dia hadir lengkap dengan pakaian kebesaran dan tongkat komando yang seakan tak pernah lepas dari genggaman.

Singkat cerita, Maret 1967, Soeharto dilantik sebagai pejabat presiden. Sejak itu Bung Karno dikucilkan dan dilarang menginjakkan kaki di Jakarta. Maret 1968, Soeharto dilantik sebagai presiden. Menyusul pelantikan itu, di awal April 1968, Bung Karno angkat kaki meninggalkan Istana Bogor.

Dari istana yang berseberangan dengan Kebun Raya Bogor, Bung Karno pindah ke Batu Tulis. Tetapi udara Bogor yang dingin kala itu amat mengganggu kesehatannya yang tak kunjung membaik. Rematik Bung Karno semakin parah dan menyerangnya bertubi-tubi setiap hari. Di saat sakit yang semakin tak tertahankan, Bung Karno mengutus Rachma ke Jakarta, menyampaikan surat permohonan kepada Soeharto agar dia diperbolehkan kembali ke Jakarta.

Beberapa bulan kemudian, Bung Karno kembali menginjakkan kakinya di Jakarta, tepatnya di Wisma Yasso, Jalan Jenderal Gatot Subroto. Di Wisma Yasso, rumah Dewi Soekarno yang kini menjadi Museum Satria Mandala itu, Bung Karno dijaga ekstra ketat siang dan malam.

”Ada satu periode di mana kami, anak-anaknya, tak boleh bertemu dengan beliau. Begitu juga dengan kerabat keluarga yang lain. Tetapi ada satu periode di mana saya bisa menjenguk Bapak tiga hingga empat kali dalam seminggu,” kenang Rachma.

Tanggal 6 Juni 1970, bertepatan dengan hari ulang tahun Bung Karno yang ke-69, Rachma dan Guruh menjenguk Bung Karno di Wisma Yasso. Rachma masih ingat, saat itu Bung Karno tengah berbaring di sofa. Sekujur tubuhnya bengkak. Suaranya sudah tak jelas lagi. Begitu juga dengan pandangan matanya.

”Sakit ginjal yang diderita Bapak tak pernah diobati secara layak,” ujar Rachma lagi. Dalam kunjungan itu, Rachma memotret Bung Karno. Foto itu kemudian diberikan Rachma kepada seorang jurnalis kenalannya. Urusan memotret ini membuat Rachma berurusan dengan Corps Polisi Militer (CPM).

”Mengapa saya tak boleh memotret BK. Memang status BK apa,” tanya Rachma ketika diinterogasi.

Dengan ringan si pejabat CPM menjawab, Bung Karno adalah tahanan. ”Setelah bertahun-tahun, itu adalah pengakuan pertama dari mulut mereka,” kata Rachma.

Beberapa hari setelah kunjungan Rachma itu, Bung Karno dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD). Kesehatannya makin memburuk.

Tanggal 21 Juni 1970, sekitar pukul 04.30 WIB, pihak RSPAD menghubungi Rachma. Dia diminta segera ke RSPAD menemui Bung Karno. Sekitar pukul 07.00 WIB, Rachma dan saudara-saudaranya dipersilakan memasuki ruang rawat Bung Karno. Alat bantu pernapasan dan jarum infus telah dilepas. Bung Karno tergolek lemah. Matanya tertutup rapat, napasnya satu-satu. Tak lama, malaikat maut menjemput sang proklamator itu. (net)

Mendaki Gunung Agung, Antara Tantangan & Kepuasan Bhatin

Gunung AgungAkhir tahun 2007 kemarin, 3 orang mahasiswa pecinta alam hilang di Gunung Agung, Karangasem Bali. Ketiga mahasiswa Mapala itu adalah Muhammad Iqbal (21), Eko Saputro Sudirman (21), dan Yunita Indah Safitri (20).

Salah satu mahasiswa, Muhammad Iqbal ditemukan telah menjadi mayat  pada bagian jalur jalan setapak antara puncak satu meanuju puncak dua, di daerah ketinggian sekitar 2.600 meter di atas permukaan laut.

Desas-desus yang saya dengar bahwa Yunita Indah Safitri sempat bertanya kepada salah seoarang petugas jaga loket di Pura Besakih, apakah wanita yang sedang datang bulan diperkenankan mendaki Gunung Agung, mengingat dia sedang dalam keadaan datang bulan. Namun, akhirnya toh tetap dia mendaki.

Terlepas dari, apakah desas-desus ini benar saya juga tidak tahu. Saya bukan seorang yang mengerti agama atau hal-hal metafisik lainnya. Namun, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika akan mendaki Gunung Agung (saya bukan seorang pendaki profesional, tapi saya telah mendaki Gunung Agung puluhan kali, baik melalui Besakih atau Selat lewat Pura Pasar Agung).

  1. Mendaki Gunung Agung sebaiknya jangan dilakukan pada saat musim hujan. Saat musim hujan, cuaca di puncak Gunung Agung bisa berubah sewaktu-waktu. Suhu bisa mencapai kurang dari 10 derajat Celcius. Jalan juga menjadi sangat licin.
  2. Bawalah bekal yang cukup. Perjalanan mencapai puncak Gunung Agung bisa mencapai 7-10 jam dari Pura Besakih dan 4-5 jam dari Pura Pasar Agung. Jika Anda kesulitan membawa bekal yang banyak, sewalah porter yang khusus membawa bekal Anda. Total waktu yang Anda butuhkan naik-turun Gunung Agung adalah 15 sampai 20 jam.
  3. Bawalah pakaian yang cukup tebal. Jika cuaca dingin akan sangat membantu. Jika pakaian Anda tidak mampu melindungi Anda dari kedinginan, hal yang paling baik Anda lakukan, carilah lembah atau tebing. Berlindunglah disana.
  4. Akan lebih baik Anda jika memulai pendakian pada malam hari. Saya biasanya memulai pendakian pada jam 11  malam dari Pura Besakih, dan jam 2 dari Pura Pasar Agung. Tujuannya adalah, ketika Anda masih cukup kuat pada saat mulai mendaki, dan pada saat turun sudah siang ketika Anda sudah lelah.
  5. Jika perlu bawalah tenda (jika Anda mendaki dari Besakih). Saya biasanya mendirikan tenda pada perjalanan telah mencapai sekitar 4 jam dari Pura Besakih. Setelah Anda melewati hutan, Anda akan menemukan tempat yang cukup nyaman untuk mendirikan tenda.
  6. Gunakan sepatu trekking yang ringan dan bisa diandalkan ketika Anda melewati jalan licin.
  7. Jika dipandang perlu, carilah guide. Guide-guide di Besakih biasanya sudah berpengalaman mendaki Gunung Agung.
  8. Gunung Agung adalah gunung yang disucikan oleh masyarakat Hindu di Bali. Respeklah. Jika Anda dilarang, maka turutilah. Kepercayaan masyarakat Bali sangat kuat, Anda resepek masyarakat dan alam juga akan respek kepada Anda.

Sebaiknya Anda tidak mendaki jika:

  1. Jika hujan
  2. Jika anda sedang datang bulan
  3. Jika sedang ada odalan atau upacara di Pura Besakih.

Semoga bermanfaat.

Hati-hati Worm Happy2008toyou.com

Hati-hati jika Anda menerima email dengan judul seperti:

Opportunities for the New 2008 Year

Happy New Year To user@youremail.com!

Dan sejenisnya. Jangan buka websitenya. Ini adalah worm.

Berikut informasinya

happy2008toyou.com

Whois Information:

Domain name: HAPPY2008TOYOU.COM
Name Server: ns.happy2008toyou.com 68.251.106.142
Name Server: ns10.happy2008toyou.com 89.35.121.187
Name Server: ns11.happy2008toyou.com 58.9.65.61
Name Server: ns12.happy2008toyou.com 222.209.139.28
Name Server: ns13.happy2008toyou.com 82.59.136.43
Name Server: ns2.happy2008toyou.com 68.36.252.81
Name Server: ns3.happy2008toyou.com 71.230.66.163
Name Server: ns4.happy2008toyou.com 68.61.185.117
Name Server: ns5.happy2008toyou.com 70.232.142.1
Name Server: ns6.happy2008toyou.com 66.75.86.71
Name Server: ns7.happy2008toyou.com 85.29.202.180
Name Server: ns8.happy2008toyou.com 86.139.75.35
Name Server: ns9.happy2008toyou.com 86.130.251.39
Creation Date: 2007.12.29
Updated Date: 2007.12.29
Expiration Date: 2008.12.29
Status: DELEGATED
Registrant ID: X05O1TC-RU
Registrant Name: Larry Claus
Registrant Organization: Larry Claus
Registrant Street1: 1874 str. office 923
Registrant City: Los-Angeles
Registrant State: CA
Registrant Postal Code: 320784
Registrant Country: US
Administrative Technical Contact
Contact ID: X05O1TC-RU
Contact Name: Larry Claus
Contact Organization: Larry Claus
Contact Street1: 1874 str. office 923
Contact City: Los-Angeles
Contact State: CA
Contact Postal Code: 320784
Contact Country: US
Contact Phone: 1 320 5216723
Contact E-mail: larryknower931@yahoo.com

Registrar: ANO Regional Network Information Center dba RU-CENTER
Last updated on 2008.01.01 03: 36: 27 MSK/MSD

The full list of domains we currently have is:

familypostcards2008.com
freshcards2008.com
happy2008toyou.com
happycards2008.com
happysantacards.com
hellosanta2008.com
hohoho2008.com
newyearcards2008.com
newyearwithlove.com
parentscards.com
postcards-2008.com
Santapcards.com
Santawishes2008.com

Jika anda buka website-website di atas akan mendownload file: happy_2008.exe

Kebanyakan antivirus bisa mendeteksi virus ini. Informasi lebih banyak bisa anda dapatkan disini

Selamat Natal & Tahun Baru 2008