Archive for February, 2008

Pengalaman Naik Dokar Hari Ini…

Lomba dokarHarusnya tulisan ini saya tulis kemarin, berhubung saya tidak sempat menyelesaikannya kemarin akhirnya saya lanjutkan hari ini. Saya cuma mau berbagi pengalaman naik dokar hari ini.

Hari ini saya berkesempatan naik dokar keliling Denpasar secara gratis. Ini adalah pengalaman pertama saya naik dokar. Meski tidak jauh, namun saya menikmati pengalaman naik dokar ini. Kesempatan naik dokar gratis ini datang berhubung saya mengantar doi menjadi MC dalam Lomba Dokar Hias yang diadakan oleh Pemerintah Kota Denpasar bersama KMHDI dalam rangka HUT Kodya Denpasar yang ke-16.

Read more »

Situs-situs Pemerintah, Apa yang Bisa Diharapkan?

Barangkali sebagian besar Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi telah memiliki situs tersendiri. Di Bali , semua Pemkab dan Kodya telah mempunyai website sendiri. begitu pula dengan Pemerintah Provinsi Bali.

Jika kita amati, setiap situs memiliki keseragaman isi dan desain. Desain jama baheula, sistem kadang ada yang masih menggunakan CMS gratisan….
Read more »

Oleh-oleh dari Launching Bali Blogger Community

Photo diambil dari baliblogger.org, maklum gak bawa kamera

Launching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBC
Read more »

Makna sebuah Valentine

Saya mungkin sudah terlalu tua untuk sekedar Valentine-an. Tapi karena dulu saya tidak pernah dan tidak pernah mau mencoba merayakan Valentine, sekarang timbul niat ini untuk mengupas makna sebuah Valentine dilihat dari persepsi adat ketimuran.

Kisah Valentine bermula ketika raja Claudius II (268 - 270 M) mempunyai kebijakan yang melarang prajurit-prajurit-nya untuk menikah. Menurut raja Claudius II, bahwa dengan tidak menikah maka para prajurit akan agresif dan potensial dalam berperang.
Read more »

You’re Invited

BBC Invitation

Partai Hindu, Nafsu Kuasa atau Dharma Agama?

Melihat perkembangan perpartaian di Indonesia, nampaknya menggugah semangat beberapa politikus Hindu untuk mendirikan partai. Namanya PARTAI KEBANGKITAN DHARMA INDONESIA. Sudah pada mendengar partai baru ini? Partai ini didirikan Drs. Ngurah Arya Ps, MComm (Hons), Phd.D, Ak, seorang lulusan UGM putra Bali yang mempunyai beberapa sekolah dan universitas.

Menurut Ida Pedanda Sebali Tianyar Arimbawa, Ketua Dharma Adyaksa Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat sepantasnya PHDI sebagai lembaga tertinggi umat Hindu dan masyarakat Hindu memberikan dukungan dan merestui berdirinya partai ini.

Memang, politik seolah menjadi kebutuhan dasar terutama bagi warga negara yang menginginkan kekuasaan. Sedangkan bagi masyarakat biasa, apa partai politik punya arti yang seistimewa para  pemimpi kekuasaan?

Partai politik tidak bisa dilepaskan dari kekuasaan. Seorang penguasa harusnya merupakan jelmaan dari keinginan mayoritas masyarakat pendukungnya. Dalam Hindu, seorang pemimpin atau penguasa  hendaknya berjalan dalam koridor Asta Brata. Asta berarti delapan dan Brata bisa diartikan sebagai sifat mulia dari alam semesta.

Kedelapan koridor kepemimpinan Hindu itu adalah:

1. INDRA BRATA, yaitu seorang pemimpin hendaknya memiliki sifat seperti hujan yaitu senantiasa mengusahakan kemakmuran bagi rakyatnya dan dalam setiap tindakannya dapat membawa kesejukan dan penuh kewibawaan.

2. YAMA BRATA, Seorang pemimpin hendaknya meneladani sifat-sifat Dewa Yama, yaitu berani menegakkan keadilan menurut hukum atau peraturan yang berlaku demi mengayomi masyarakat.

3. SURYA BRATA, pemimpin hendaknya memiliki sifat-sifat seperti Matahari (Surya) yang mampu memberikan semangat dan kekuatan pada kehidupan yang penuh dinamika dan sebagai sumber energi.

4. CANDRA BRATA, Yaitu seorang pemimpin hendaknya memiliki sifat-sifat seperti Bulan (Candra) yang mampu memberikan penerangan bagi rakyatnya yang berada dalam kegelapan/kebodohan, dengan menampilkan wajah yang penuh kesejukan dan penuh simpati sehingga masyarakatnya merasa tentram dan hidup dengan nyaman.

5. WAYU BRATA (Maruta), yang berarti angin. Seorang pemimpin hendaknya ibarat angin, senantiasa berada di tengah-tengah masyarakatnya, memberikan kesegaran dan selalu turun ke masyarakat untuk melihat bagaimana kehidupan masyarakat yang dipimpinnya.

6. BHUMI BRATA. Seorang pemimpin hendaknya memiliki sifat utama dari bumi yaitu teguh dan kuat sebagai landasan berpijak dan memberikan kesejahteraan kepada masyarakatnya.

7. WARUNA BRATA, seorang pemimpin hendaknya bersifat seperti samudra yaitu memiliki wawasan yang luas, mampu mengatasi setiap gejolak (riak) dengan baik, penuh kearifan dan kebijaksanaan.

8. AGNI BRATA, Pemimpin hendaknya memiliki sifat mulia dari api yaitu mendorong/ memberi semangat kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan, tetap teguh dan tegak dalam prinsip dan menindak dengan tegas yang bersalah tanpa pilih kasih serta mambrantas/menghanguskan semua yang menjadi musuh pemerintah baik yang datangnya dari luar maupun dari dalam negeri itu sendiri.

Jika seorang pemimpin Hindu bisa menempatkan Asta Brata itu sebagai landasan berpolitiknya, sepertinya bisa diterima eksistensi partai yang bernuansa Hindu ini. Namun, jika partai ini tidak berbeda dengan partai-partai lainnya, hanya memberikan janji-janji kosong menjelang pemilu, apa masih pantas ada partai baru. Entah partai yang bernuansa agama atau nuansa lainnya.

Pada kenyataannya, kebanyakan partai merupakan jelmaan dari nafsu berkuasa para politikus haus kekuasaan. Boleh-boleh saja para pendiri partai  mengklaim akan kesejahteraan masyarakat tapi setelah pemilu, janji itu hendaknya masih tetap dipegang.

Kita lihat saja, bagaimana kiprahnya partai-partai baru ini. Kalau masih sama, mending jangan ada partai-partaian lagi. Mungkin dunia lebih indah tanpa partai. Kecuali partai ini memang mampu memberikan nuansa demokrasi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Tegalalang, Gelimang Dollar dan Kesedihan Petani

Siang tadi saya sempat ke Ceking, Tegalalang untuk sebuah pertemuan dengan pengusaha lokal yang bergerak di bidang jasa restoran untuk membicarakan sebuah strategi pemasaran secara online lewat website.

Meski saya senang bisa mendapatkan proyek penggarapan website dan marketingnya, namun ada satu hal yang membuat saya berpikir. Di depan beberapa artshop dan restoran saya termukan tulisan yang berbunyi:

IF YOU SHOOT THE FARMER, THEY WILL ASK YOUR MONEY

Maksudnya kira-kira “jika anda mengambil photo para petani itu, makan si petani akan meminta imbalan uang”. Adakah yang salah? Mungkin tidak, mungkin juga iya. Niat si pemilik usaha mungkin ingin mengingatkan kepada pengunjungnya agar tidak mengambil foto para petani itu agar tidak dimintai uang. Pemilik usaha menginginkan kenyamanan bagi setiap pengunjung.

Jika dicermati, ada semacam ketidakadilan dalam hal ini. Yang saya tangkap dari sini adalah petani merasa terpinggirkan. Mereka yang berusaha menjaga keasrian dan keindahan alam yang begitu indahnya di Tegalalang merasa tidak mendapat kompensasi dari berlimpahnya kunjungan wisatawan kesana. Mereka hanya dijadikan obyek, yang dipaksa secara tidak langsung untuk menjaga agar terasering persawahan disana tetap utuh. Namun, mereka tidak pernah mendapatkan berkah dari hasil pengabdian mereka. Keindahan yang mereka ciptakan dan mereka pertahankan hanya dijadikan lahan untuk mengeruk dollar oleh para pemilik modal. Mereka dapat apa?

Sebenarnya beberapa waktu yang lalu para petani ini telah melakukan aksi menentang ketidakadilan ini dengan cara memasang seng yang menghadap ke jalan raya, dimana para wisatawan menikmati keindahan alam disana. Akibatnya, seng yang dipajang di sepanjang pematang sawah memberi efek silau bagi pengunjung. Dan pengunjung akan terganggu. Namun tidak berselang lama, akhirnya petani menyerah dan akhirnya mengambil kembali seng-seng yang mereka pajang itu. Pemkab Gianyar mungkin memberikan kompensasi kepada para petani di sana.

Barangkali kompensasi yang mereka terima belum seadil yang mereka harapkan, sehingga timbullah kejadian tadi. Ketika wisatawan mengambil foto mereka, kompensasinya adalah meminta imbalan dari wisatawan.

Saya mencoba mengambil beberapa foto pemandangan disana, dan kebetulan juga ada pemilik sawah yang sudah tua. Saya foto beliau dan ternyata benar, minta uang dan ditawarin sebuah topi yang dibuat dari bahan daun kelapa. Harganya tidak mahal memang, tapi ketika saya ajak mereka ngobrol-ngobrol ringan, akhirnya saya tahu bahwa satu buah topi daun kelapa sangat berarti bagi kelangsungan dapur mereka.

Di sisi lain, jika perkiraan saya di atas salah, itu artinya ada pemahaman yang keliru dalam pola pikir para petani. Mungkin mereka tidak sampai berpikiran bahwa cara-cara mereka mendapatkan uang adalah hal yang tidak nyaman bagi pengunjung. Sumber daya manusia yang patut dibenahi, diberikan pemahaman. Tapi, tentu pemahaman saja tidak cukup. Mereka perlu makan. Peran pemerintah dalam menyeimbangkan dan mempertahankan potensi wisata yang ada dan kesejahteraan masyarakat mutlak diperkukan.

Dibuka Kesempatan Menjadi Juragan Exporter Online

Kabar gembira bagi Anda yang mempunyai hobby berjualan di internet. Jika dulu para juragan online ini mengalami kendala dalam hal payment processor, sekarang tidak lagi. Siapa saja dari Anda bisa berjualan secara online dan menerima pembayaran juga secara online.

Paypal telah memberikan kesempatan kepada Indonesia untuk bisa menggunakan layanannya secara penuh. Ini artinya, Anda bisa menerima pembayaran dari klien Anda di luar negeri lewat PayPal dan sekaligus Anda bisa melakukan withdrawal langsung ke rekening Anda. Dan Anda juga bisa melakukan pembayaran secara online lewat Paypal ke luar negeri.

Kabar gembira ini tentunya akan menggiatkan para pengerajin dan exporter dalam memasarkan produknya secara online. Bagaimana pun juga, para peselancar internet lebih suka melakukan pembayaran tanpa harus bangkit dari kursinya dan pergi ke bank untuk melakukan transfer. Makan waktu, makan biaya, dan tidak efisien bagi mereka. Dengan adanya opsi “menerima pembayaran lewat kartu kredit”, merupakan nilai tambah bagi produk Anda untuk dilirik oleh buyer. Namun, satu hal yang perlu kita jaga bersama-sama adalah, jangan sampai Paypal mengurungkan niat baiknya memberi kesempatan kepada Indonesia untuk menggunakan layanannya secara penuh karena kita menyalahgunakan layanan tersebut. Mari kita jaga bersama-sama agar PayPal bisa menjadi alternatif yang baru dalam era bisnis yang lebih banyak menggunakan media internet ini.

Sekedar berbagi cerita, account Paypal saya sudah verified. Bahkan tanpa menggunakan Credit Card. Saya hanya menggunakan Visa Electron keluaran Bank Niaga. Jika Anda menggunakan fasilitas internet banking Bank Niaga, Anda bisa verified hanya dalam beberapa menit.

Jika ada dari Anda ingin tahu lebih banyak, bagaimana mendaftar di Paypal, langkah-langkah dan apa saja yang diperlukan agar bisa verified, silakan diskusikan di bawah ini. Gunakan form Comment yang tersedia.

Mari kita majukan industri kecil dan kerajinan di Bali. Dan sekali lagi, mari kita jaga baik-baik kepercayaan dan diberikan oleh Paypal