Warung Babi Guling Men Suka

Kalo tidak membawa bekal ke kantor biasanya saya makan siang di Tiara Food Court. Selain pilihan menunya banyak, harga yang murah juga menjadi pertimbangan. Kalau lagi bosan makan di Tiara, biasanya nyari warung terdekat dari kantor, namanya Warung Babi Guling Men Suka. Menunya, ya tentu saja nasi plus babi guling. Tidak ada menu lainnya. Tempatnya tidak besar, karyawannya tidak banyak, belum pakai PDA untuk melayani order tamu. Toh, orang yang makan disana selalu banyak. Bahkan banyak pula wisatawan (mungkin Jepang atau Korea) atau turis lokal yang sedang berwisata di Bali yang makan disana.
Tapi sekarang saya tidak mau membanding-bandingkan antara Warung Nasi Be Guling Men Suka dengan McD atau jejeran restoran di sepanjang Jalan Laksmana, atau D’Cost dengan mutu bintang lima harga kaki limanya.
Sekedar iseng, ternyata pengunjung blog saya tercinta ini ternyata kebanyakan datang dengan keyword yang mengandung “masakan tradisional Bali”. Di bawah ini adalah potongan screenshoot statistik keyword pengujung website ini hari ini.

 

stat.jpg

*ups ada juga keyword yang aneh masuk ke situ

Jadi terpikirkan juga pada satu kesimpulan, ternyata warung tradisional makin terjepit di tengah arus konsumerisme. Banyak sekali Men Suka yang lainnya yang masih bertahan dengan warung tradisional dengan menu tradisional Bali. Padahal jika dilihat dari statistik keyword di atas, ternyata yang orang cari bukanlah McD atau KFC. Yang mereka cari makanan khas Bali, dengan cita rasa Bali, bukan makanan import.

Warung Men Suka mungkin salah satu warung tradisional yang agak rame. Tidak sedikit warung sejenis yang mulai kehilangan pembeli. Karena lahannya telah diserobot oleh restoran atau rumah makan yang lebih wah, atau mati pelan-pelan karena tidak mampu lagi membeli sekedar bumbu untuk keperluan racikan masakannya. Menyedihkan…

Saya tidak tahu, siapa yang seharusnya mempertahankan masakan tradisional ini. Apa campur tangan pemerintah diperlukan untuk itu. Sayangnya pula, lidah kita sudah terlalu banyak dipengaruhi oleh citarasa makanan import. Apalagi anak-anak. Dijamin, ketika anak disuruh memilih ayam goreng KFC apa masakan babi guling khas Bali, mereka akan memilih ayam goreng.

Semoga Men Suka tidak lekas menutup warung makan Babi Gulingnya….



20 Comments so far

  1.    ick on April 11th, 2008

    menurut tiyang…orang bali kini, tidak terlalu tertarik makan di warung tradisional karena mereka merasa tidak nyaman dengan ke bersihan warung tersebut…mereka cenderung pukul rata dalam menilai..padahal tidak semua warung tradisional seperti itu…

    dan juga lagi satu yang tidak kalah penting, perlunya lahan parkir yang luas..karena tidak menutup kemungkinan mereka akan malas mengajak keluarganya untuk makan di situ karena ketersediaaan lahan parkir…

    ick’s last blog post..Nasib anak indonesia

  2.    suryacx on April 12th, 2008

    klo aq yang penting rasanya…….

    ntah tempatnya kaya gimana………..

    hehehe………

    Rakus mode : ON

  3.    ady gondronk on April 12th, 2008

    memang susah sih untuk menyamakan antara yg namanya tradisional dgn yg namanya modern.
    masakan tradisional bali susah bisa diakui secara inetrnasional salah satunya karena cara pengolahan yg masih memakai tangan sedangkan para wisatawan asing (eropa misalnya) lebih suka yg higienis.

    So..,kanggoang sube makanan tradisonal bali kita lestarikan didaerah kita aja dulu.

    ady gondronk’s last blog post..DPR VS SLANK

  4.    devari on April 13th, 2008

    pakai apa dek tuk nyari list keyword seperti diatas?

  5.    Dek Didi on April 13th, 2008

    #ick
    Yup, bener. Banyak warung tradisional yang tidak terlalu perhatian sama kebersihan dan lahan parkir.
    #suryacx
    Kalo rasa enak, tapi tempat gak bersih gimana bli?
    #ady gondronk
    Iya, bule mungkin gak bisa makan kalo melihat gimana orang Bali mebat dan ngaduk lawar dengan tangan.
    #devari
    Itu pake statcounter bli, http://www.statcounter.com

  6.    harry on April 14th, 2008

    Siang bro…sorry telat kasi commentnya!
    Wah kalau aku sich sebagai orang Bali termasuk pencinta dan pengila makanan Bali yang namanya sudah mendunia “Babi Guling Bali”.
    Ada keasikan dan kenikmatan bagi kita yang bisa traveling ke daerah2 di bali tentu salah satu target yaitu mencoba mencicipi makanan Babi Guling.

    Pengalaman saya, kalau di daerah tabanan pada umumnya menu babi guling pasti ditambahkan semangkuk “jukut kuah” biasanya bernama “jukut ares dengan sedikit “balung babi” dan disalah satu daerah di tabanan nasi be gulingnya memakai nasi beras merah wah makin enak itu! Silahkan di coba pasti ketagihan. Sementara di daerah timur dari Gianyar pada umumnya menu nasi be guling tidak menambahkan “ares kuah balung” cukup nasi dengan berbagai menu babi gulingnya dan sedikit unik dengan tambahan “sosis hati” namanya saya lupa!

    Sangat menarik untuk mengeksplor makanan Bali yang satu ini karena walaupun rasanya sama disetiap daerah namun pasti ada keunikan yang membedakan baik cara pengolahan, cara penampilan/ penyajian maupun tambahan menu2 yang mencirikan lokasi dimana menu babi guling itu di jual.

    Namun sayang, pertualangan saya dengan Babi guling sudah berakhir sejak 2 tahun lalu karena saya sudah tidak boleh lagi makan daging babi (krn alergi kulit). Walaupun terasa berat namun demi kesehatan maka pertualangan saya harus diakhiri.
    Daging Babi memang enak, Be Guling merupakan menu tradisional Bali yang patut kita kembangkan bahkan kalau bisa di “franchaise” agar bisa kita menikmati Be Guling di Eropa, Amerika Serikat dll.

    Selamat bertualang kuliner khususnya “BABI GULING!”…….

  7.    Dek Didi on April 14th, 2008

    #harry
    “sosis” maksudnya “urutan” ya bro?

  8.    anton on April 14th, 2008

    bli bagus, sekali2 minta tulisan dong soal warung be guling di mana saja yg asik. meski aku cuma bisa baca, ga berani makan, sptnya asik jg tuh kalau ada yg nulis soal itu. ;)
    anton’s last blog post..Ironi Berkali-kali Anggota DPR

  9.    Yanuar on April 14th, 2008

    bli didi…
    kapan aku diajak keliling makan be guling.??
    he.he..

    Yanuar’s last blog post..Senandung Indonesiaku

  10.    budarsa on April 14th, 2008

    kalau saya langganan sama babi guling Men Ganjreng neech…

    budarsa’s last blog post..Sebuah Prinsip Hidup

  11.    ekads on April 14th, 2008

    jadi kepengen makan be guling nie….
    udah lama ga makan be guling

    ekads’s last blog post..Mengapa Beteriak

  12.    artana on April 14th, 2008

    Wah, kalau babi guling tidak mungkin hilang bli Men Suka tidak akan tutup…., karena saat ini makanan tersebut justru menjadi makanan eksklusif dan cukup bergengsi.

    artana’s last blog post..Galian C, sebuah dilema.

  13.    ghozan on April 15th, 2008

    wah kalo saya sih masih tetap babi guling… makanan bali is the best yang lainnya cuma pelengkap atau selingan ajah :P
    ghozan’s last blog post..Manchester United vs Arsenal

  14.    Dek Didi on April 15th, 2008

    #anton
    sayangnya bli anton gak boleh makan ya? coba boleh makan babi guling, saya ajak kelliling dah cari babi guling.
    #yanuar
    ayo, hunting babi guling. kapan nih?
    #budarsa
    men ganjreng, hehehe… namanya lucu
    #ekads
    ayo, huting bareng. yang warung babi guling ibu oka di ubud tuh enak. dah pernah coba?
    #artana
    bener bli. mudah2an men suka gak tutup.
    #ghozan
    apalagi urutannya itu bli, jadi ngiler nih. hehehe

  15.    paramarta on April 15th, 2008

    be guling tetap enak dan tidak akan punah. kkuuuiikk….

    paramarta’s last blog post..Jason Mraz : I’m Yours

  16.    pandebaik on May 25th, 2008

    Warung Men Suka ? didaerah Kuta (ujung utara jalan Dewi Sri) juga ada. tapi Warung Babi Guling Penatih tetap paling uenak. :)
    pandebaik’s last blog post..Kenaikan BBM tak seheboh Bom Bali

  17.    gung de on May 26th, 2008

    wah, sering makan di men suka juga ya bli. babi guling emang favorit. kalo di denpasar biasanya di candra, & kalo di nusa dua ada yg enak, warung babi guling pak dobil.

    gung de’s last blog post..Internet murah mulai bertebaran

  18.    sindu on September 12th, 2008

    Ikutan kasi coment nih…..

    Wah……kalo saya, makanan tradisional bali yah…BABI GULING CHANDRA, yg di jl Teuku Umar itu lhoo… enak sajan bli

    apalagi ..kulitne kriuk……….lezat

    suksma..

  19.    Dek Didi on September 12th, 2008

    Wah info baru nih.
    Thanks bli. Layak dicoba sepertinya ini
    Sebelah mana tuh bli?

  20.    Andra on September 26th, 2008

    Saya penggemar masakan bali, padahal saya dari surabaya. masakan bali memang enak, kalau datang ke Bali saya pasti makan babi guling…enak banget. tempat favorit saya di rumah makan babi guling Sari Boga yg di jln tkd melangit panjer, udah langganan. menurut saya walaupun disana tradisional, tapi masakannya bersih.

Leave a Reply